Apa yang lebih menakutkan daripada kehilangan orang yang paling kita cintai dalam sebuah bencana besar? Jawabannya ada dalam film terbaru garapan sutradara Zak Hilditch, We Bury the Dead. Mengusung genre survival-horror dengan sentuhan supranatural yang kental, film ini bukan sekadar cerita tentang mayat hidup biasa, melainkan sebuah perjalanan emosional yang mencekam tentang harapan, keputusasaan, dan kengerian yang tak terbayangkan.
Cerita berfokus pada Ava (diperankan dengan apik oleh Daisy Ridley), seorang wanita yang dunianya runtuh setelah sebuah bencana dahsyat melanda wilayah pedalaman Australia. Suaminya hilang tanpa jejak, dan di tengah kekacauan tersebut, Ava menolak untuk menyerah. Demi mendapatkan kepastian, ia memutuskan untuk bergabung dengan unit sipil yang bekerja sama dengan militer dalam misi logistik yang mengerikan: mengumpulkan dan mengidentifikasi ribuan mayat korban bencana.
Namun, apa yang seharusnya menjadi tugas penghormatan terakhir bagi mereka yang gugur justru berubah menjadi mimpi buruk yang traumatis. Saat Ava menyisir tumpukan jasad, ia mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Mayat-mayat yang ia kumpulkan tidak sepenuhnya diam. Mereka mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan yang tidak alami, membawa Ava ke dalam pusaran horor yang menguji kewarasan dan insting bertahan hidupnya.
We Bury the Dead berhasil keluar dari pakem film zombie konvensional. Alih-alih hanya mengandalkan jumpscare, film ini membangun ketegangan lewat atmosfer yang sunyi, terisolasi, dan menyesakkan. Penonton diajak merasakan beban mental Ava bagaimana rasanya setiap kali membuka kantong mayat dengan harapan sekaligus ketakutan bahwa di dalamnya adalah orang yang ia cari.
Visual yang ditampilkan pun sangat memukau sekaligus mengerikan. Lanskap Australia yang luas dan gersang memberikan kesan tak ada tempat untuk bersembunyi. Ditambah lagi, akting Daisy Ridley yang emosional memberikan kedalaman pada karakter Ava, membuat kita peduli pada perjuangannya hingga menit terakhir.
Di balik elemen horornya, film ini adalah metafora tentang duka (grief). Bagaimana seseorang seringkali terjebak dengan masa lalu dan orang-orang yang telah tiada, hingga terkadang hal itu justru menghantui dan menghancurkan hidup mereka sendiri. We Bury the Dead bertanya kepada kita: sejauh mana kita sanggup melangkah untuk mencari jawaban dari sebuah kehilangan?
Jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan salah satu film horor paling atmosferik tahun ini. Persiapkan nyali Anda dan saksikan bagaimana Ava berjuang melawan maut yang bangkit kembali.
Bagi Anda yang sudah tidak sabar ingin melihat aksi Daisy Ridley melawan kengerian ini, langsung saja meluncur dan nonton film We Bury the Dead secara streaming hanya di REBAHIN21. Nikmati pengalaman menonton dengan kualitas terbaik dan rasakan sensasi horornya langsung dari layar perangkat Anda!
