Dunia sinematik DC (DCU) akhirnya mencapai titik balik yang paling ambisius melalui film The Flash. Bukan sekadar film pahlawan super biasa, karya sutradara Andy Muschietti ini merupakan sebuah surat cinta bagi para penggemar DC yang menggabungkan elemen nostalgia, aksi papan atas, dan drama emosional yang menyentuh hati. Jika Anda mencari alasan mengapa film ini wajib masuk dalam daftar tontonan Anda, jawabannya terletak pada keberaniannya mengacak-acak garis waktu demi sebuah harapan.
Barry Allen (Ezra Miller) bukan lagi sekadar petugas kebersihan bagi Justice League. Di balik kecepatannya yang luar biasa, ia memendam trauma mendalam atas kematian ibunya dan ketidakadilan yang menimpa ayahnya. Dalam sebuah momen keputusasaan, Barry menemukan bahwa ia mampu berlari cukup cepat untuk menembus batas waktu.
Melawan peringatan Bruce Wayne, Barry kembali ke masa lalu untuk melakukan satu perubahan kecil. Namun, seperti efek kupu-kupu (butterfly effect), perubahan tersebut memicu bencana besar. Barry terjebak di masa lalu di mana pahlawan super tidak eksis, Jenderal Zod kembali menyerang bumi, dan satu-satunya Batman yang ia temukan adalah sosok yang jauh berbeda dari yang ia kenal.
Daya tarik utama The Flash tak pelak lagi adalah kembalinya Michael Keaton sebagai Batman. Melihatnya kembali mengenakan jubah kelelawar setelah puluhan tahun memberikan sensasi magis bagi penonton lintas generasi. Tidak hanya itu, film ini memperkenalkan Sasha Calle sebagai Supergirl yang tangguh dan misterius, menggantikan peran Superman dalam realitas yang rusak tersebut. Dinamika antara dua Barry Allen yang satu dewasa dan penuh beban, yang lainnya muda dan ceroboh memberikan bumbu komedi sekaligus perkembangan karakter yang luar biasa.
Dari segi visual, The Flash menyuguhkan konsep Chronobowl yang unik untuk menggambarkan bagaimana waktu bekerja. Pertempuran di padang pasir melawan pasukan Krypton memberikan skala aksi yang masif. Namun, di balik semua CGI dan ledakan, inti dari film ini adalah tentang penerimaan. Barry belajar bahwa luka di masa lalu adalah bagian dari jati dirinya, dan tidak semua hal bisa diperbaiki, bahkan dengan kecepatan cahaya sekalipun.
The Flash adalah perjalanan rollercoaster emosi yang akan membuat Anda tertawa, bersorak, hingga meneteskan air mata. Ini adalah penutup sekaligus pembuka jalan baru bagi masa depan pahlawan DC di layar lebar.
Jangan sampai ketinggalan keseruannya! Saksikan aksi memukau Batman, Supergirl, dan sang manusia tercepat di dunia hanya di REBAHIN21. Nikmati pengalaman menonton dengan kualitas terbaik dan streaming yang lancar. Yuk, langsung meluncur ke REBAHIN21 dan jadilah saksi perubahan semesta DC!
